Saturday, September 22, 2012

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

  بسم لله الرحمن الرهيم 
Pembuka kalam bicara hati dari hamba yg kerdil ini mengharapkan keRedhoan Allah dan jua Syurga Allah.. Setelah post akhir 21 May 2011 bertajuk :

::TuNDuKKaN PaNDaNGaN KiTa Ye MoGa PeRoLeH BERKAT::

kini muncul kembali hihi ingat nak semadikannya, tapi ada sebab dan tekad baru Insyaallah (nak tau apa sebab? =) nanti ana cite)

Sedikit nasihat dari hati ku buat hati mu dan hati ku juga yang sering alpa. Dunia ini bukan milik kita, ia hanya tempat persinggahan seketika, teringat nasyid yg dialunkan oleh Allahyarham ustaz Asri "Mana Milik Kita,, Tidak Ada Milik Kita,, Semua Yang Ada Allah Yang Punya,, Tidak Ada Kita Punya,, Kita Hanya Mengusahakan Saja".. sahabat sekalian ambil masa kita renung kembali kemana masa yang telah kita habiskan? adakah untuk taati Allah atau ke jalan ingkar padaNYA, na'uzubillah.. 

Dari saat ke saat, minit ke init, jam ke jam, hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun.. Allahuakbar banyak masa kita bazirkan dengan yang sia-sia. Hati ini sering terdetik Ya Allah andai Engkau ambil nyawa aku, tidak tahu apa amal yang aku boleh bawa untuk Mu. Sering kali amal yang sedikit bolos dengan maksiat yang berulang kali. Hanya aku hamba mu yang dhoif dan kerdil ini bedoa agar thabatkan hati aku ini dan istiqomah dalam beramal.. adik-adik dan teman-teman bagaimana doanya ?

Daripada Mu`az ibn Jabal r.a., bahawa Rasulullah s.a.w memegang tangannya lalu bersabda: " Wahai Mu`az, demi Allah, aku mencintai engkau". Kemudian baginda melanjutkan: "Aku berpesan kepadamu, wahai Mu`az, jangan sekali-kali tinggalkan berdoa selepas solat dengan doa ini :

"Ya Allah, bantulah aku untuk dapat mengingati-Mu, mensyukuri-Mu, dan beribadat dengan baik kepada-Mu."

Teman-teman,, Ingat Allah bagi kita pinjam macam-macam, suatu masa Allah berhak ambil apa yang DIA beri kita pinjam.. Allahuakbar moga kita tidak alpa bersyukur padaNYA.. Akhir kalam 

"Hitunglah Kesyukuranmu Bukan Kesukaranmu"



Saturday, May 21, 2011

::TuNDuKKaN PaNDaNGaN KiTa Ye MoGa PeRoLeH BERKAT::

             Assalamualaikum buat sahabat2 pembaca sekalian kali ini (hihi setelah lame sampai bersawang blog) ana kongsikan faedah dari kita menundukkan pandangan kite. Kalo kat sekolah ana dulu selalu dok pringat tentang jage pandangan kite (muslimin mahupun muslimat), ana masih ingat saat2 manis bersame2 sahabat di SMKA TAHAP kebiasaan nya bila nampak je ramai kaum adam tentu x sanggup nak lalu, so sanggup bg mereka lalu dahulu atau pun pusing ikot jalan laen walaupun jauh dan kelas bakal bermule.

            Itu lah tarbiah, bile di kenang mengalir air mata, dulu ade org yg jage kite (nak tocher2 kite) bagi kite sedar ape yg kite buat salah, tp bile masuk alam kampus, err kalo silap jalan alamat x dek sape dah nak ambik tahu tentang akhlak kite, buat lah mcm mane pun (nak tunggang tebalik) x dek sape nak marah, Alhamdulillah, ana masih dalam linkungan penjagaan, ramai sahabat2 yg take care kan diri, jadi sahabat2 pembaca sekalian, kalo nak selamat cari lah sahabat yg baek yg sanggup tegur kite bile kite buat salah dan yg sanggup ade di saat kite sukar..

Masuk pada tajuk pulak yek -: Menundukkan pandangan mempunyai banyak sekali faedahnya, antaranya ialah:

1) Menunjukkan tanda bahawa seseorang itu tunduk kepada Allah s.w.t. dan merupakan puncak kebahagiaan seseorang hamba di dunia dan di akhirat.

2) Dapat menangkis serangan anak-anak panah iblis yang sangat panas lagi beracun, yang mana boleh menyebabkan kehancuran.

3) Dapat menghiasi hati dengan sinaran cahaya, melenyapkan kegelapan yang terdapat pada wajah dan anggota badan.

4) Membersihkan hati dari akibat sedih.Orang yang tidak mahu menundukkan pandangannya maka akan kekallah ia dalam kesusahan.

5) Mewariskan firasat yang sihat dan benar yang dapat membezakan antara yang baik dengan yang buruk.

6) Membuka pintu pengetahuan, iman dan ma'rifat kepada Allah s.w.t. serta hukum-hakamnya.

7) Menundukkan pandangan dapat mewariskan keteguhan dan keberanian.

8) Mewariskan hati dengan kesenangan dan kebahagiaan yang sangat indah.

9) Dapat menyucikan hati dan syahwat yang tersembunyi, maka itulah yang dikatakan tawanan hawa nafsu.

10) Dapat membebaskan hati dah fikiran yang selalu merumitkan, sedangkan bagi mereka yang tidak mahu menundukkan pandangan, fikiran mereka akan hanyut dengan angan-angan yang tinggi.

11) Menguatkan dan meningkatkan daya fikiran.Sedangkan mereka yang tidak mahu, tidak dapat apa-apa hasil kecuali hilang sikap waspada terhadap ahibat-akibat buruk yang akan berlaku.

12) Menundukkan pandangan dapat membebaskan hati dari gila syahwat dan menghilangkan sifat lalai. Sebaliknya bagu\i mereka yang tidak mahu menundukkan pandangan akan membuatkan dia melupakan Allah dan kampung (alam) akhirat.

Thursday, May 5, 2011

Ibu dan Bapa Rasulullah Tidak Masuk Neraka

Dalil ORANG TUA NABI MUHAMMAD SAW TIDAK MASUK NERAKA
Published on May 3, 2011 in Bulan Mawlid / Rabiul Awal.
Di dalam kitab “Kifayatul ‘Awam” karya Syeikh Ibrahim Al-Baujuri halaman 13, cetakan “Dar Ihya al-Kutubil ‘Arobiyah” disebutkan yang terjemahannya sebagai berikut:

             Jika anda sudah tahu bahwa Ahlul Fathroh (masa kevakuman atau kekosongan Nabi dan Rasul) itu termasuk orang-orang yang selamat (dari neraka) berdasarkan pendapat ulama yang kuat, maka tahu lah anda bahwa bahwa kedua orangtua Nabi Muhammad saw adalah orang-orang yang selamat juga (dari neraka). Karena, mereka berdua termasuk Ahlul Fathroh (termasuk juga kakek, buyut Nabi dan ke atasnya). Bahkan mereka berdua termasuk Ahlul Islam, karena Allah telah menghidupkan mereka berdua untuk Nabi Muhammad saw sebagai pengagungan kepadanya. Kemudian berimanlah kedua orangtua Nabi itu kepadanya sesudah kebangkitannya menjadi rasul.

             Hal ini berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan dari Urwah dari Aisyah bahwa Rasulullah saw memohon kepada Tuhan-Nya agar Dia menghidupkan kedua orangtuanya. Maka Allah pun menghidupkan kedua orangtua Nabi itu. Selanjutnya, keduanya beriman dengan Nabi Muhammad saw. Kemudian, Allah mematikan keduanya kembali.
Berkata Suhaili: “Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, bisa saja Allah mengkhususkan Nabi-Nya dengan apa-apa yang Dia kehendaki dari sebab karunia-Nya dan memberi nikmat kepada Nabi-Nya dengan apa-apa yang dia kehendaki dari sebab kemuliaan-Nya.
Telah berkata sebagian ulama: “Telah ditanya Qodhi Abu Bakar bin ‘Arobi, salah seorang ulama madzhab Maliki mengenai seorang laki-laki yang berkata bahwa bapak Nabi berada di dalam neraka. Maka, beliau menjawab bahwa orang itu terlaknat, karena Allah ta’ala berfirman:
{إِنَّ ٱلَّذِينَ يُؤْذُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱډخِرَةِ وَأَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا مُّهِينًا}
Artinya:
“Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah akan melaknat mereka di dunia dan akherat dan menyiapkan bagi mereka itu adzab yang menghinakan”. (QS. Al-Ahzab: 57).

            Dan tidak ada perbuatan yang lebih besar dibandingkan dengan perkataan bahwa bapak Nabi berada di dalam neraka. Betapa tidak ! Sedangkan Ibnu Munzir dan yang lainnya telah meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa beliau berkata: “Engkau anak dari kayu bakar api neraka’, maka berdirilah Rasulullah saw dalam keadaan marah, kemudian berkata:
ما بال أ قوام يؤذونني فى قرابتي و من أذاني فقد أذى الله
Artinya:
“Bagaimana keadaan kaum yang menyakiti aku dalam hal kerabatku, dan barangsiapa menyakiti aku maka sesungguhnya dia telah menyakiti Allah”.

            Dalam masalah ini Imam Al-Jalal as-Suyuthi telah menyusun beberapa karangan yang berhubungan dengan selamat kedua orangtua Nabi Muhammad saw (dari neraka). Semoga Allah membalas kebaikan kepadanya !!!.

Tuesday, April 19, 2011

Bacalah Wahai Diri Yang Lemah

       
        Allah mengajak hambanya utk bertaubat, menginsafi segala dosa dan kesalahan. Persoalannya.. Apakah kita memahami apakah itu taubat?? Saudara muslimin yg ku kasihi.. Taubat dr perkataan Arab bermakna "Kembali" dr segi istilah ialah "kembali dr segala sifat yg tercela,menuju sifat yg trpuji yg di redhai Allah".. Adakah jiwa & hati kite yg kotor ini telah brtaubat dgn sebenarnye atau sekadar acuh x acuh sahaje...

       x kisah lah siape kite adakah seorg (pemimpin besar, ibu, bapa, kakak, abang, adik, doktor, guru, pegawai bank, pemberi tarbiah) kite kelak akan kembali padaNYA jua. Jgn sesekali kite angkuh dgn ilmu dan nikmat yg Allah pinjamkan pd kite, dan jgn sering mendongak ke atas dgn merasa selesa tp lihat lah kebawah masih ramai yg lebih mulia di sisi Allah, siapa kite utk gah brkate tanpa memikirkan hati insan lain.. jage tutur kate kite.. jadikan Rasulullah tauladan utama kite..

       Allah akan uji setiap ape yg kite laksanakan melalui firman nya, (yg sy yakin sahabat sekalian telah hadam dalam kepala) "Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan"

Firman Allah s.w.t : Wahai org beriman, bertaubatlah kamu dgn taubat yg sebenar..

        Saudara muslimin Rasulullah mengingatkan kite tentang hakikat manusia yg sering melakukan dosa, sabda Baginda " Setiap anak adam melakukan dosa dan yg terbaik antara mereka yg berdosa itu ialah yg mahu bertaubat."

Maka marilah, kita hitung dosa2 yg telah kite lakukan kpd Allah s.w.t.
Hisab dirimu, hitunglah dosa2 dirimu sebelum kau dihitung, dihisab oleh Allah..

         Untuk itu saudaraku sekalian,bayangkan kebesaran Allah,bayangkan nikmat kurniaan Allah yg DIA telah lame diberikan kpd kite.
Dan bayangkan pule apakah dosa yg telah kite lakukan, trlalu byk nikmat kurniaan Allah dan trlalu banyak pula dosa yg kite lakukan.

Firman Allah kepada kite lg : "Jika kau hitung nikmat Allah, tidak akn terhitung byk nye"

          Namun persoalannye saudaraku sekalian, adakah kite menggunakan nikmat itu utk beribadah kpd Allah?? ATAU kite gunakan nikmat Allah untuk INGKAR kpdNYA..

          Lihat sekitar kau sekarang, apa yg kurang? segalanya Allah berikan serba cukup. Kau miliki penglihatan, pendengaran, lidah yg petah berkate2 dan tubuh badan anggota yg cukup sihat hingga bile kau melihat org yg tidak sempurna seperti kamu jiwa yg hebat. kamu mencerca die sehina2 nye dan kau lemahkn jiwanye selemah mungkin.. adakah kamu tahu, yg kamu hine itu jiwa nye lebih mulia disisi Allah.... Lupakah kite??

Firman Allah : "Jika kamu brsyukur akan ku tambah nikmat mu, Namun jike kamu kufur, sungguh azab ku amat pedih"

dari insan yg lemah lg kerdil (fadhilah al-yahya) ..waallahua'lam

Sunday, April 3, 2011

Lah Kamu Tak Pandai Masak???

Kalau perempuan tidak boleh memasak,
dikutuk dan disuruh belajar. Kalau
lelaki tak boleh jadi imam kita kata
okay saja. Jangan diperbesarkan nanti
mereka terasa hati.

"Apalah perempuan, tak pandai masak
siapa nak kahwin dengan awak!"

Begitulah kata rakan sejawat lelaki
pada seorang anak dara, juga rakan sejawat
kami. Maka jawaplah si gadis ayu itu
yang dia tidak sempat belajar memasak
sebab dari kecil tidak digalakkan
keluarga sebaliknya di suruh menumpukan
perhatian pada pelajaran saja. Setelah
tinggal di asrama, peluang pulang ke
rumah terhad dan tidak sempat turun ke
dapur membantu ibunya.

''Habis sekarang kenapa tidak belajar?"
Tanya sang lelaki lagi dengan penuh
semangat.

''Sedang belajarlah ni tetapi selain
sibuk dengan kerjaya saya juga sibuk
belajar agama, jadi belajar memasak
tetap tidak diutamakan!" Begitu jawab
si gadis yang membuatkan lelaki tadi
menggeleng-geleng kepala. Baginya tidak
sempurna seorang wanita jika tidak tahu
memasak. Wanita sepatutnya buat begitu
juga.

Syarat utama menjadi suami mesti boleh
menjadi imam. Walau ada yang kata, jika
itu syaratnya bermakna makin ramai
wanita yang hidup bujang seumur hidup.

Lelaki meletakkan kebolehan wanita di
dapur sebagai perkara utama dan
ungkapan
hendak memikat suami, perlu pikat
seleranya sering diguna pakai.

Tidak kiralah jika wanita itu
berpelajaran atau berjawatan tinggi dan
penyumbang utama kewangan dalam
rumahtangganya. Sekarang bukan asing
lagi gaji isteri lebih tinggi daripada
suami. Namun kedudukan suami sebagai
raja tidak pernah dilupa walau dia
tidak mengambil inisiatif mempelajari ilmu
menjadi imam. Ilmu bermain video game
di komputer mereka rasa lebih perlu.

Kalau tidak tahu memasak disuruh
belajar
dan sesudah belajar perlu handal. Jika
handal bukan setakat masak untuk
keluarga sendiri, kalau boleh perlu
boleh memasak untuk tiga pasukan bola.

Begitulah standard yang telah
ditetapkan. Bolehkah kita meletakkan
undang-undang itu kepada lelaki juga.
Kalau tidak pandai jadi imam,
belajarlah. Mula-mula jadi imam kepada
keluarga sendiri, sudah terror boleh
mengimam satu taman perumahan juga.

"Sibuk suruh kita handal memasak,
mereka
tu bolehkah jadi imam?" Dengus teman
wanita yang lain.

Betul juga. Berapa kerat lelaki yang
menjadikan sembahyang jemaah di rumah
bersama anak isteri sebagai agenda
utama, selain keperluan memenuhi
pelbagai seleranya? Maka bertanyalah
wanita kini kepada beberapa lelaki
tentang kebolehan yang satu ini.

Ternyata ramai yang menjawab tidak
confident menjadi imam sebab takut
bacaan al-Fatihah tidak sempurna, salah
tajwid atau pun dia merasakan isterinya
lebih handal. Ada yang kata lebih elok
dia dan isteri sembahyang
sendiri-sendiri. Ada juga menjawab,
rasa
kelakar pula apabila dirinya yang rugged
menjadi imam.

Isu ini sepatutnya kita beratkan
sepertimana masyarakat memberatkan
wanita perlu pandai memasak jika mahu
bersuami. Lelaki juga harus boleh
menjadi imam supaya kewibawaan mereka
sebagai ketua keluarga tidak goyah atau
menjadi mangsa 'queen control'. Kalau
tidak pandai, belajarlah sekarang..
P/S : ''walauapapun kita kene juga tau pandai masak sahabat,  hihi sian pule x kan nak makan rebus maggie je or makan kat corner mak jah punye or kari mamak buat (^_^)''

x kan nak jadi mcm nie (p/s : Muslimah jgn tiru aksi ini dirumah pule tau)
x kan pule nak follow belakang anak je anytime
Alhamdulillah Macam Nie Lah Yang Kite Inginkan (^_^)''










Saturday, April 2, 2011

Buatmu Adikku


Assalamualaikum sahabat sekalian, post kali ini ana ingin kongsikan sedikit pengalaman ana pada 26 Mac 2011, ana telah menyertai dan  telah menyempurnakan projek Ko RAKAN KAUNSELOR UniSZA 2010/2011 yang diberi nama “Sehari Bersama Pemimpin Muda”. Projek ini dilaksanakan bagi memenuhi jam kredit dan dinilai markah sebanyak 60%. Kami ahli Rakan Ko dengan kerjasama penasihat kami yang disayangi Puan Ju dan Puan Hafiah telah memilih menjalankan projek kali ini di Rumah Anak Yatim Darul Falah. Bas disediakan sebanyak 3 buah tetap tidak mencukupi, ana dan sahabat yang ana sayangi (nur atiqah) diminta untuk menaiki kereta urusetia (lagi kami bersyukur dan suka x yah naek bas dengan kaum Adam hihi bukan apa nanti dilihat dan terlihat pula hihi dah dosa).. Jadi tepat 7.30 kami bergerak dengan menaiki kereta (MPV hihi), kami sampai di Darul Falah jam 7.50 (laju driver ni drive, walaupun muslimat tetapi tetap hebat hihi)..
Allahuakbar sewaktu sampai dan menjejakkan kaki terasa dalam diri ini gembira melihat kawasan yang tenang dan terdetik di dalam hati ini “Ya Allah, sungguh besar pahala buat orang yang membina tempat ini dan menjaga kebajikan anak-anak di sini”.. Subhanallah, sewaktu melihat adik-adik muslimat dan muslimin disini terdetik juga “x kurang juga kemajuan disini, pemakaian dan gaya adik2 seperti di luar juga (ade juga rambut cacak2 gituh hihi macam2 ada). Emm program bermula dengan ucapan pengarah program, antara kata2 yang menarik, “kita datang jangan niatkan hanya untuk memenuhi jam kredit, tapi penuhi masa bersama dengan adik2 di sini dengan memberikan apa yang bermanfaat”.  
Seterusnya ucapan dari ustaz hafiz pemangku pengetua Darul Falah, antara kata2 beliau yang ana tertarik ialah “adik2 mahasiswa sekalian berbesar hati kami menerima kedatangan kalian, kami terkejut menerima kalian yang berjumlah 200 orang, sehinggakan 2 orang tukang masak kami jatuh sakit dan tidak dibenarkan untuk terus memasak hari ini, munkin terkejut menerima ramai tetamu (dgn wajah yang tersenyum dan ketawa), walaubagaimanapun kami cuba memberikan perkhidmatan yang terbaik untuk kalian” dan kata akhir beliau sebelum merasmikan “adik2 ingat lah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan “Orang yg menanggung (mengembirakan) anak yatim baik anak yatim itu ada hubungan keluarga mahupun tidak, maka saya dan orang yang menanggungnya seperti dua jari ini di dalam syurga.”, Malik bin Anas perawi hadis itu mengatakan, baginda memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah”..huh menaikkan semangat ana untuk tidak sia2 kan detik2 bersama dengan adik2 di sini..
Bermulalah aktiviti pertama ice-breaking dengan mengasingkan mengikut bunyi haiwan (kump ana bunyi ayam huhu, kakak2 kene buat bunyi utk adik2 cari haha kelakar pun ade).. Kumpulan ana 5 org adik hawa dan 2 org adik adam.. Seterusnya  jom maen spiderweb, dalam kumpulan ana, ana diberikan balingan tali hijau dari seorang adik yang manis senyuman nyer dan ana perlu mentaa’rufkan diri hihi, sampailah semua dah taa’ruf maka err maen tarik2 tali pule, err kene gabung2 spiderweb dengan kump laen yang lebih besar dan perlu gerak ke dewan (lalu lorong sempit) dgn memegang tali masing2 tanpa seorang pun ahli rase sakit dan gabung dengan semua sekali kumpulan(huh ade 10 kump gabung membentuk sarang labah2 yang besar dan cantik).. hebat juga permainan nie, permulaan yang cukup mencabar huhu tapi ini lah yang di ibaratkan “tali ikatan ukhwah”.
Err sewaktu aktiviti di dalam dewan, tiba2 seorang adik ahli kumpulan ana datang (dgn senyuman malu) err hawa tau bukan adam. Lalu berkata “akk, sayo nok jadi adik angkat akk, buleh?” hihi dengan terdiam sejenak dan menjawab “ho buleh2, apo namo dik, lupo pulo waktu taa’ruf td” (gelabah dan ketawa malu).. “namo sayo nadhirah binti  azmi” ana pun jawab dgn yakin nyer  “oh, adik hok duk Pake deh”, hihi betul juga jawapan ana hihi nampak alert cket.. Selepas tu banyak lah aktivitinya, yang bestnye ade explorace dan ade checkpoint maen tulis rukun solat (err ramai duk maen pandang2 satu same laen trmasuk fasi), 13 jangan kurang  jangan lebih pule ye adik2 dan kawan2.. time nak hantar pd fasi yang menjaga checkpoint tuh, ana chek dan kate “dalam solat subuh ade x tahyat awal?” reaksi adik2 dan fasi “err x dek kot” ana jawab “hihi jadi x kan tahyat awal wajib dik”.. “err ape lagi ye kak, kalo buang tahyat awal jd 12 pule”.. “dik, cube bayangkan prgerakan kite same, hah kan duduk tahiyat akhir dgn membaca tahyat akhir kan asing”.. setelah dibaiki maka fasi yg mnjage checkpoint pun melepaskan kami utk melaksanakan pule praktikal solat.. ayuh adik2 kite praktik kan same2.. maka dibaiki lah cara2 prgerakan adik2 dalam solat (ramai juga yg salah cara nye, trutama ketika ruku’ dan sujud).. Alhamdulillah, sempunarlah sudah amali pergerakan dalam solat maka brgeraklah semua kembali ke dewan utk majlis penutupan..
Emm terharu pule melihat adik2 yang kecilnya sudah ketiadaan tempat bergantung yang utama sedangkan diriku mempunyai segala yang mereka tiada.. Melihat dan memikirkan nya memang sama sekali tidak sama dengan hati dan jiwa yang menanggungnya bak kata pepatah “berat mata memandang, berat lagi bahu memikul”.. jam menunjukkan pukul 6.30petang, sepatutnya program ini tamat jam 5.30 petang, tetapi wajah masing2 tidak sanggup meninggalkan adik2 di sini.. Masa nya hampir tiba untuk kami pulang ke kampus berat rasa hati nak tinggalkan adik2 sekalian.. akhir sekali semua diminta membuat satu bulatan besar untuk bersalam-salaman (err macam akan nangis je).. maka bersalam2 lah adik2 dan kakak2 (err maka keluarlah butir2 jernih dari mata masing2 bukan sahaja adik2 malah akk2 fasi juga sedangkan tiada pertalian darah)..teringat aku akan kata indah dariMU dalam surah al-hujurat ayat 10 :
Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.
Ingin aku katakan emm kalian bersabar ye,, tetapi bila mana sampai adik Nadhirah di hadapanku, aku menjadi kaku seketika, Allahuakbar perkenalan yang tidak sampai sehari akak dengan kamu adikku mengalirkan air mata kerana akak syg kamu kerana Allah.. adik,, DIA yang pertemukan kite hari ini, akk x pernah bermimpi untuk mendapat adik sebaik adik, aku menghulurkan hadiah dan pesanan aku pada sekeping kertas untuk mu “adik jangan tinggal solat, jage hubungan dgn Allah, ingat Allah sentiasa bantu adik, belajar rajin2 nanti mintak kat mak, adik nak masuk sekolah Agama, akk x dek ape nak bg, dan hadiah yg akk bg tadi cume itu sahaja yg akk ade sekarang, terimalah  adik lebih memerlukannye dari akak”..
Allahuakbar mengalir air mata ku dan kamu adik ku ketika kamu dalam dakapanku..Syukur padaMU Ya Allah..diri ini tidak pernah merasa kehadiran seorang adik, tapi hari ini aku merasakannya..adik akk pulang dgn hati yg berat lambaian trakhir adik ketika hujan lebat itu masih tersimpan kemas dalam memori akk. Adik bebanan yang adik tanggung ketiadaan ayah dan mempunyai ibu yg bekerja utk adik dalam pencarian yg sukar malah trpaksa melakukan pekerjaan yg tidak wajar,, tetapi adik itu lah jasa ibu adik nak membesarkan adik, walau apa keadaan pun beliau tetap ibu adik.. adik, akk berdoa dalam sujud akk agar Allah lembutkan hati ibu adik untuk mencari rezeki yg berkat dan Allah sirami hati adik dgn nur Islam yg mampu melahirkan diri adik seorang muslimah yg solehah. Untuk renungan bersama Rasulullah s.a.w bersabda : “TIDAK AKAN BERIMAN SESEORANG DI ANTARA KAMU APABILA KAMU TIDAK MENCINTAI SAUDARAMU SEPERTI KAMU MENCINTAI DIRIMU SENDIRI"  Sekian sahaja untuk kali ini..

Wednesday, March 9, 2011

Bila Hati Terluka..


"Enti ada masalah ye?" berbunga rasa hati bila diberi perhatian.

"Enti dah makan belum? Ana belanja yup." Sejuk hati mendengar ajakan seorang teman.

Bersyukur saat-saat kita dirundum masalah bahkan hati tidak tenteram, muncul sahabat yang memberi sentuhan persahabatan. Ibarat dapat membaca galau di hati ini. Masalah itu pelbagai, akan tetapi apabila sebuah persahabatan diganggu gugat itu lebih menyakitkan. Entah di mana silapnya. Termenung panjang...

Hati manusia biasa mudah terluka bila putus cinta, tapi hati manusia luar biasa, pejuang di jalan Allah, sarat dengan cinta pada Allah, sahabat itu juga permata dan kekasih hatinya... 

 Sahabat antara puzzle yang melengkapkan kehidupan manusia. Setiap sesuatu ada ujiannya. Tatkala hati terluka kerana sahabat, jangan dibiarkan syaitan membisikkan keretakan. Kita harus bijak mendidik emosi. Beri masa pada diri. Beri masa pada sahabatmu.
"Kenapa enti buat ana macam ni ?" ketidak puasan hati seorang sahabat selepas salah menilai niat baik sahabatnya sendiri. Mereka sedang diuji.

"Ala enti apa kurang," kata-kata bisa ketika ajakan kebaikan dibalas acuh tidak acuh.

"Semua orang ada masalah, selesaikan dulu sebelum sibuk nak tau masalah orang lain,"

Kita mungkin sesekali terluka. Bahkan mungkin berkali-kali. Terluka dalam ajakan dakwah, Terluka dalam meneruskan agenda tarbiyah bahkan terluka dalam menjaga sebuah ukhwah. Ukhwah yang selama ini digambarkan ceria tiba-tiba beransur mendung, sepi seketika. Ini baru satu dua ujian buatmu wahai pembawa agama. Bukan semuanya berita sedih dan duka.
Ketahuilah diri kita dan sahabat kita tidak sama. Ada ruang, dia perlu bersendiri. Ada ketika, individu lain dijadikan luahan hati. Ada ketika, dia datang minta dinasihati. Pelbagai ragam sungguh sebuah persahabatan ini.
Lukanya hatimu saat ini adalah kerana cintamu padanya kerana Allah. Sama-sama ingin ke syurga sama-sama ingin menjauhi panasnya luka api neraka. Bagi dirimu yang terluka, rawatilah... Luka itu akan sembuh semula...Kepada Allah kita mengadu cerita. Coretan untuk Musafir dan semua. Moga ketenangan buat diriku, sahabatku dan kalian yang membaca. Jangan pernah serik mengajak manusia pada kebaikan. Apatah lagi dengan teman, sahabat dan keluarga kita semua. Salam mahabbah buat semua.
Doa kalian ana harapkan.
Moga Allah sayang Musafir.
Moga Allah sayang kalian.

Sayangilah sahabat kita dan hargainya, jangan sesekali kita membencinya, ingatlah banyak kebaikan yang telah sahabat kita berikan.. jangan jadikan silapnya masalah besar kepada kita.. kerana hakikatnya dia insan begitu jua kita.. bayangkan jika nyawa nya ditarik saat kita bergaduh dgn nya ALLAHUKBAR pasti kita akan menyesal seumur hidup kita.. Sahabat lah hadiah Allah pada kita:-) syukran kepada sahabat ana dan sesiapa yang menganggap ana sebagai sahabatnya. Ana insan yang lemah, andai ana ada buat salah maka perbetulkan ana segera.